Puisi Paskah | Ulil Ashar Abdalla
Ulil Absar Abdala Ia yg rebah, di pangkuan perawan suci, bangkit setelah tiga hari, melawan mati. Ia yg lemah, menghidupkan harapan yg nyaris punah. Ia yang maha lemah, jasadnya menanggungkan derita kita. Ia yang maha lemah, deritanya menaklukkan raja-raja dunia. Ia yang jatuh cinta pada pagi, setelah dirajam nyeri. Ia yang tengadah ke…