[repost] memaknai jeda – waktu hening ini

Tulisan ini saya posting di bulan April 2020, di awal pandemi. Saya tuliskan di sini karena berkaitan dengan tulisan saya sebelumnya : becoming a human being (sebuah catatan).


Buat saya pribadi, disrupsi pandemi ini menjadi kesempatan luar biasa. Sebuah jeda, waktu hening yang diberikan kepada kita untuk merenungkan banyak hal terutama segala hal yang selama ini kita jalankan – mungkin nyaris tanpa berpikir, tanpa kesadaran.. Setelah kita semua selesai dengan periode adaptasi – di mana kita mulai terbiasa dengan ritme, suasana dan rutinitas yang baru, mudah2an kita juga sudah bisa bangkit dan berpikir lebih jauh apa yang bisa dilakukan dalam kesempatan jeda ini. 

Harus diakui, waktu yang bergulir cepat dan terasa semakin cepat membuat kita sulit menyadari apa yang kita jalani. Selama ini hidup kita – mungkin tanpa disadari begitu sibuk, begitu gaduh… Kita setiap hari bikin rencana ini, bikin rencana itu, ngumpul di sini, pergi ke sana, beli ini beli itu, hal yang sebagian besar dipengaruhi apa yang kita konsumsi melalui Media Sosial. Kesibukan yang jangan2 sebetulnya tidak betul-betul kita penting untuk kehidupan kita. 

Baca lebih lanjut …

tulisan aslinya ada di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s