Menghidmati 17 Agustus 1945

selasar soenaryo | 16 Agustus 2008 | 20.00
Entah kenapa saya selalu menanti acara-acara yang dibawakan di komunitas ini. Teman-teman yang saya kenal ada di komunitas Rumah Nusantara, Abah Iwan, Kang Iman Soleh, Imam Suryantoko, Selasar Soenaryo dan lainnya.
Selalu ada energi / aura yang berbeda di dalamnya.
Saat mas Imam mengibarkan bendera Merah Putih dan kita sama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ada rasa menyesak di dada. Dan seringkali air mata mendesak keluar seakan ingin ikut menyaksikan peristiwa…
Kenapa? Sejak sekian lama ratusan kali mungkin saya pernah ikut upacara bendera? Kenapa suasana hati tidak pernah terbawa?
Hari inipun sama, pengunjung diajak serta mengkhidmati kemerdekaan Indonesia, 63 tahun yang lalu.
Mungkin tidak ada cara yang lebih dekat daripada saat Abah Iwan mengajak kita merenungkan momentum kemerdekaan lewat lagu dan petikan gitarnya.
Kembali rasa syukur saya luncurkan kepadaNya karena malam ini pula, batin saya diberi kesempatan bergetar dan membatin, apa makna hidup saya hari ini di dalam hawa kemerdekaan yang dihembuskan para pahlawan kita…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s