spiritualitas ‘jengkol’

  Selepas kegiatan Slametan Cinta Bumiku, Cinta Negeriku di Cibodas, 17 Agustus lalu, ada dinamika relasi antar orangtua yang baru. Entah bagaimana menjelaskannya, yang jelas sangat menyenangkan, cair, lebur… ada kedekatan baru yang muncul. Dari mana asalnya juga tidak mudah menemukan penyebabnya. Yang jelas kami semua di Semi Palar perlu perjalanan panjang, 11 tahun untuk sampai…

pedagang lumpia basah – paradigma kemajuan

  Kisah di bawah ini adalah kisah (contoh sederhana) tentang apa yang  kita sebut kemajuan atau progress. Sesuatu yang terus kita tuju, karena sepertinya itulah kisah sukses peradaban manusia. Semua harus berujung pada yang disebut kemajuan, perkembangan… Kisah ini dimulai dari pedagang Lumpia Basah yang sering berjualan di depan rumah kami. Rasanya enak, apalagi sore…

menghadapi titik-titik terendah kita

Tentunya ada waktu-waktu saat kita merasa di titik terendah… kita kehilangan semangat, kehilangan arah, kehilangan harapan… atau sekedar merasa letih, merasa jenuh. Kita yang pernah melakukan sebentuk perjalanan panjang, misalnya mendaki gunung, bersepeda jarak jauh, long march atau semacam itu, pasti mengalami bahwa di dalam perjalanan tersebut ada titik-titik yang paling melelahkan, menjemukan, menyakitkan… titik…

tajuk-tajuk media yang Menyesatkan

Ada yang menyentak saya saat melihat sampul sebuah majalah yang kebetulan tergeletak di atas meja – di kediaman orangtua saya. Ada yang salah – setidaknya menurut pandangan saya. Tajuk majalah tersebut bilang : Serahkahlah di Saat Krisis. Coba perhatikan juga tagline di atasnya, Smart and Inspiring. Hmm, bukankah ga nyambung ya? Buat saya judul di atas…