dibalik dua reuni

Di bulan September 2016 ini, kegiatan saya terisi oleh jadwal dua reuni besar. Yang pertama pada tanggal 3 dan 4 September, angkatan 86 Jurusan Arsitektur Unpar – yang memanggil diri sebagai 86ers, kumpul di Lagenta Lembang untuk mengenang kembali dan kumpul bersama teman2 yang dulu ‘berjuang bersama’ sewaktu kuliah di jurusan Arsitektur Unpar. Di minggu…

spiritualitas ‘jengkol’

  Selepas kegiatan Slametan Cinta Bumiku, Cinta Negeriku di Cibodas, 17 Agustus lalu, ada dinamika relasi antar orangtua yang baru. Entah bagaimana menjelaskannya, yang jelas sangat menyenangkan, cair, lebur… ada kedekatan baru yang muncul. Dari mana asalnya juga tidak mudah menemukan penyebabnya. Yang jelas kami semua di Semi Palar perlu perjalanan panjang, 11 tahun untuk sampai…

pedagang lumpia basah – paradigma kemajuan

  Kisah di bawah ini adalah kisah (contoh sederhana) tentang apa yang  kita sebut kemajuan atau progress. Sesuatu yang terus kita tuju, karena sepertinya itulah kisah sukses peradaban manusia. Semua harus berujung pada yang disebut kemajuan, perkembangan… Kisah ini dimulai dari pedagang Lumpia Basah yang sering berjualan di depan rumah kami. Rasanya enak, apalagi sore…

Renungan Kemerdekaan [M. Natsir]

​*RENUNGAN KEMERDEKAAN* *Mohammad Natsir* Pada 17 Agustus 1951, hanya 6 tahun setelah kemerdekaan, Mohammad Natsir – Pahlawan Nasional dan Pendiri Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia — menulis sebuah artikel berjudul *“Jangan Berhenti Tangan Mendayung, Nanti Arus Membawa Hanyut.”*  Melalui artikelnya ini, Natsir menggambarkan betapa jauhnya kondisi manusia Indonesia pasca kemerdekaan dengan pra-kemerdekaan. “Dahulu, mereka girang gembira,…

Gendong gendongan

‘gendong-gendongan’ pulau Kakaban, awal Juli 2016 Penghuni pesisir yang sederhana ini adalah satu dari sekian banyak hal menakjubkan yang saya lihat saat berkunjung ke tempat ini. Dua ekor kumang (kelomang) yang bercengkrama di atas pantai pasir yang masih (relatif) bersih… Alam Derawan memang menyajikan suasana kontemplatif, di mana kita bisa menyaksikan dengan hati dan melebur ke dalam suasana…

Sekilas Menyaksikan Borneo

Ini kali pertama saya menginjak tanah Borneo. Pulau terluas di Nusantara ini. Lewat kesempatan ini saya melihat langsung (dari dekat) seperti apa tanah Kalimantan itu dalam perjalanan darat dari Berau menuju ke Tanjung Batu. Itupun sebagian besar kami ada di dalam kendaraan roda empat Dulu yang saya tahu, Kalimantan itu punya salah satu hutan hujan…

Menelusuri Jalan Pendidikan

Catatan Pengantar : Tulisan ini saya susun untuk teman2 satu angkatan SMA yang sedang menyusun buku untuk Reuni 30 tahun setelah kita semua lulus dari bangku SMA. Versi ini tidak jadi diserahkan karena terlalu panjang. Saya akhirnya membuat versi singkatnya. Tapi saya simpan di sini sebagai catatan pribadi. Bagaimana Perjalanan Dimulai Mungkin sebagian teman sempat tahu,…

menghadapi titik-titik terendah kita

Tentunya ada waktu-waktu saat kita merasa di titik terendah… kita kehilangan semangat, kehilangan arah, kehilangan harapan… atau sekedar merasa letih, merasa jenuh. Kita yang pernah melakukan sebentuk perjalanan panjang, misalnya mendaki gunung, bersepeda jarak jauh, long march atau semacam itu, pasti mengalami bahwa di dalam perjalanan tersebut ada titik-titik yang paling melelahkan, menjemukan, menyakitkan… titik…